RSS

Black Hole

01 Jul
BLACK HOLE

(Dimuat Hikmah, Republika 26 Juni 2000)

Para astronom meyakini sebagian besar (mungkin 90% atau lebih) materi di
alam semesta tidak terdeteksi dengan teleskop besar sekalipun. Itulah yang
dinamakan dark matter (materi gelap). Mereka tidak tampak, walaupun diyakini
keberadaanya secara tidak langsung.
Salah satu kelompok matarei gelap itu adalah black hole. Black hole diyakini
ada di pusat galaksi. Black hole itu super amat sangat padatnya, hingga gravitasinya
luar biasa besarnya. Cahaya pun tertarik oleh medan gravitasinya. Bila ada bintang
yang berdekatan dengannya, materinya akan tersedot oleh black hole.
Black hole bisa terbentuk dari inti bintang raksasa yang meledak sebagai
supernova. Bagian luarnya tampak hancur berhamburan ke luar, tetapi intinya
memadat ke dalam. Kepadatan black hole dapat diumpamakan bila bola matahari yang
berdiameter 1,4 juta km (109 kali diameter bumi) dan bermassa 2 milyar milyar milyar
(dengan 27 angka nol) ton dimampatkan hingga diameternya hanya 3 km.
Dalam dimensi sosial, fenomena seperti itu juga ada dan harus mejadi perhatian
para pemimpin dalam segala tingkatan. Apa yang dikenal sebagai the silent majority,
mayoritas yang diam, mirip dengan dark matter di alam semesta. Jumlahnya mayoritas,
tetapi tidak terdeteksi suaranya atau sikapnya yang sebenarnya. Mungkin karena takut,
pasrah, atau tak peduli.
Di antara yang diam itu ada yang seperti black hole. Punya kekuatan besar,
tetapi tidak tampak. Mungkin terbentuk dari tokoh raksasa yang telah runtuh. Mungkin
juga dari orang biasa. Tetapi ciri utama fenomena seperti black hole itu adalah
perasaan teraniaya dan sakit hati. Perasaan orang tidak tampak. Tetapi kekuatan orang
yang teraniaya dan sakit hati itu sangat luar biasa.
Allah memberi hak kepada orang yang teraniaya untuk membalas secara
setimpal dan berjanji akan menolongnya. Dan barangsiapa membalas seimbang
dengan penganiayaan yang pernah ia derita kemudian ia dianiaya (lagi), pasti Allah
akan menolongnya (QS 22:60). Bahkan ucapan kasar pun diizinkan bagi mereka ketika
membela diri: Allah tidak menyukai ucapan buruk, (yang diucapkan) dengan terus
terang kecuali oleh orang yang dianiaya (QS 4:148). Pembalasan orang teraniaya
bukan dosa, justru dosanya terletak pada penganiayanya (QS 42:41-42).
Allah dan Rasul-Nya menjamin bahwa orang yang teraniaya akan diberi hak
khusus, tanpa memandang agama mereka. Ketika Muadz diutus menjadi gubernur
Yaman, Nabi berpesan bahwa dia akan menghadapi kaum ahli kitab (Nasrani atau
Yahudi). Di sampaing pesan daþwah, Rasulullah berpesan agar masalah hak asasi kaum
ahli kitab tersebut diperhatikan sungguh-sungguh. þJagalah harta mereka dan takutlah
doa orang yang teraniaya, karena tidak ada pembatas antara doa mereka dengan
Allah.(HR Bukhari-Musim).
Ibarat black hole, kelak mereka pun dapat menyedot keutamaan para
penganiayanya. Nabi berpesan: þOrang yang pailit dari ummatku adalah orang yang
pada hari qiyamat berbekal pahala shalat, puasa, dan zakatnya. Tetapi suka mencaci,
menuduh, dan memakan harta orang lain serta menumpahkan darah dan memukul
orang. Maka pahalanya diambil untuk diberikan kepada orang-orang yang teraniaya
itu,sedangkan pahalanya tak cukup membayarnya hingga dosa orang yang teraniaya
yang ditimpakan kepadanya, ia masuk neraka (HR Bukhari-Muslim).
Berhati-hatilah dalam bersikap dan bertutur kata. Bila tidak, berarti kita telah
menciptakan sekian banyak black hole di sekitar kita. Ancaman bahaya di dunia dan
di akhirat telah diperingatkan Allah dan Rasul-Nya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 1, 2006 in Hikmah

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: