RSS

Waktu Ibadah, perlukah Waktu Mekkah?

19 Apr

Antara
Kalender Gregorian, waktu Ibadah, dan Waktu Ka’bah

T. Djamaluddin

Peneliti
Utama Astronomi Astrofisika

Anggota
Badan Hisab Rukyat Depag RI

Ada
teman yang memforward pertanyaan terkait dengan diskusi waktu ibadah dan usulan
untuk menggunakan KUT (Ka’bah Universal Time) atau pada kesempatan lain
diusulkan Mekkan Mean Time (MMT) untuk menggantikan GMT (Greenwich Mean Time)
atau UT (Universal Time) yang saat ini digunakan. Kalender Gregorian pun
dianggap bermasalah dalam kaitan dengan waktu ibadah Jumat. Berikut tanggapan singkat
saya.

Pertama,
tidak ada masalah dengan kalender Gregorian. Islam menghargai dua sistem
kalender, karena baik matahari maupun bulan beredar berdasarkan perhitungan.
Baca QS. 10: 5 “Dia-lah yang menjadikan
matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah
(tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan
tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak” dan QS. 55:5 “
Matahari
dan bulan (beredar) menurut perhitungan”. Hanya saja untuk keperluan ibadah,
Allah dan Rasulul-Nya mengajarkan untuk untuk melihat hilal, sebagai cara
termudah melihat pergantian tanggal.

Kedua, tidak ada masalah juga pada GMT (Greenwich Mean Time)
atau UT (Universal Time) karena itu hanya berdasarkan definisi agar pergantian
hari matahari terjadi di wilayah tanpa penduduk di Pasifik. Kalau diganti
dengan Ka’bah Universal Time, harus disepakati secara universal, bukan hanya
ummat Islam agar sifat universal benar adanya. Tentu saja harus ada alasan
logis. Secara astronomis, tidak ada keuntungan mengubah UT menjadi sistem waktu
universal lainnya, karena posisi pergantian hari harus diperhitungkan. Selain
itu, mengubah sistem dari UT ke KUT hanyalah mengubah konversi waktu saja (plus
atau minus sekian jam) yang tidak bermakna hakiki.

Ketiga,
harus disadari bersama persoalan waktu ibadah adalah persoalan waktu lokal.
Baca QS. 17:78 “
Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai
gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu
disaksikan (oleh malaikat)” dan QS. 62:9-10 “Hai orang-orang beriman, apabila
diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat
Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika
kamu mengetahui. Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di
muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya
kamu beruntung.” Waktu shalat ditentukan berdasarkan ketampakan matahari.
Shalat Jumat pun di tentukan berdasarkan waktu lokal. Kalau mengikuti waktu
shalat Jumat di Mekkah, waktu kerja (mencari karunia Allah) bisa-bisa sudah
malam hari saat orang beristirahat.

Ke-empat,
masalah hari Jumat. Di manakah pergantian hari yang terbaik? Sistem sekarang
dengan pergantian hari di garis tanggal di Pasifik adalah cara yang paling
optimal. Pemisahan hari terjadi di wilayah yang terpisah luas oleh lautan. Jadi
hari Jumat berawal dari Pasifik Barat, lalu ke Asia Timur & Australia, Asia
Tenggara, Asia Tengah, Timur Tengah, Eropa & Afika, berakhir di benua
Amerika. Shalat Jumat dilakukan sesudah tengah hari menurut waktu lokal. Soal
pergantian hari sejak maghrib, tidak masalah, karena itu hanya mengikuti pada penentuan
awal tanggal yang bermula saat rukyatul hilal saat maghrib.

Jadi,
kesimpulannya tidak perlu ada KUT. KUT bisa menambah kerumitan baru antara
Universal Time yang benar telah diterima universal dengan Ka’bah Universal Time
yang hanya bersifat “universal” semu kelompok tertentu.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2007 in Hisab-Rukyat

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: