RSS

Amanah Itu Datang lagi …

26 Apr

Jabatan Struktural Jangan Dikejar Jangan Ditolak

T. Djamaluddin, Peneliti Utama Astronomi-astrofisika, LAPAN

Menjadi peneliti adalah pilihan
hidup saya, astronomi adalah jalannya. Dengan menjadi peneliti, saya dapat
merancang sendiri jenjang karir dengan pemacuan yang dimungkinkan peraturan
kepegawaian. Sejak jabatan fungsional saya ajukan, nilai angka kredit saya
memungkinkan cepat naik jabatan dan tentunya dapat naik pangkat setiap dua
tahun. Ketika pulang dari tugas belajar, pangkat PNS telah IIIb. Kemudian
mengalami satu kali kenaikan pangkat reguler 4 tahunan menjadi IIIc.
Selanjutnya naik pangkat setiap 2 tahun menjadi IVc, berarti empat kali naik
pangkat pilihan. Dengan angka kredit peneliti saya 1.047, April 2007 saya
diusulkan untuk naik pangkat lagi menjadi IVd. Saya sudah menyiapkan penambahan
angka kredit peneliti untuk melewati batas 1050 untuk mencapai puncak karir
peneliti pada 2009 sebagai Peneliti Utama IVe dan profesor riset. (Lihat:
Astronomi Jalan Hidup: Cita-cita,
Kecintaan, dan Pengembangan Karir Peneliti, dalam

Dokumentasi
T. Djamaluddin: Aneka Catatan
). Hal itu saya ungkapkan bukan untuk
menyombongkan diri, karena semua peneliti bisa melakukannya dan banyak peneliti
yang bisa melaju lebih cepat dari saya. Catatan ini untuk memberikan semangat
kepada para peneliti pemula untuk mengejar karir fungsional peneliti.

Tetapi, karir peneliti juga
bersinggungan dengan karir struktural. Pemacuan kenaikan pangkat, juga berarti
pemacuan untuk naiknya urutan dalam Daftar Urut Kepangkatan (DUK). Bila unsur
lain terpenuhi (a.l. kemampuan dan kepemimpinan), peluang untuk dicalonkan
sebagai pejabat struktural sangat terbuka. Saya sudah sangat senang dengan posisi
sebagai peneliti. Karenanya ketika tahun 1999 saya ditugasi untuk menjadi
Kepala Komputer Induk LAPAN Bandung (Eselon IV), saya katakan “Kalau boleh memilih, saya lebih suka sebagai
peneliti, tetapi saya berprinsip kalau diberi amanah tidak boleh menolak.”
Memang Islam mengajarkan, amanah jabatan tidak boleh dikejar, tetapi kalau
diberi amanah jangan ditolak, karena Allah akan membantu kita. Hal serupa saya katakan juga ketika ditugasi
menjadi Kepala Bidang Matahari dan Antariksa LAPAN (Eselon III) pada 2001.

Dalam hadits riwayat
Bukhari-Muslim, Rasulullah SAW berpesan kepada Abdurrahman bin Sumurah, “Jangan
menuntut jabatan kepemimpinan. Jika engkau diserahi jabatan tanpa meminta, engkau akan dibantu Allah melaksanakannya.
Jika engkau mendapat jabatan karena permintaanmu, maka itu menjadi bebanmu
sendiri.”

Adanya ketentuan edaran BKN
tentang rangkap jabatan dalam surat nomor K.26-4/V.15-54/99 tanggal 27 Agustus
2001 menyebabkan usulan kenaikan pangkat saya terganjal. Mestinya pada Oktober
2002 saya bisa naik menjadi IVb karena jabatan fungsional peneliti saya
Peneliti Madya. Saya tidak mengerti
dasarnya, padahal dalam PP Nomor 29/1997 diizinkan peneliti menduduki
jabatan rangkap sebagai pejabat struktural. Penghargaan kenaikan pangkat
pilihan adalah penghargaan yang sangat berarti bagi pegawai negeri.
Penundaannya bisa ditafsirkan juga karena nilai DP3 (Daftar Penilaian Pekerjaan
Pegawai) ada yang kurang. Saya tidak ingin ada kesan itu. Karenanya saya
mengusulkan pengunduran diri sebagai Kepala Bidang untuk pengembangan karir
peneliti saya, dengan komitmen tetap membantu tugas-tugas Kabid baru.
Alhamdulillah, 20 Maret 2003 pengunduran diri saya diterima dan saya dapat naik
pangkat menjadi IVb pada April 2003. Selanjutnya setiap 2 tahun kenaikan pangkat
pilihan dapat saya peroleh. Pada April 2005 menjadi IVc dan saya berharap
lancarnya proses kenaikan pangkat April 2007 menjadi IVd.

Pangkat berpengaruh pada Daftar
Urut Kepangkatan (DUK) untuk mengisi jabatan struktural Kepala Pusat (Eseleon
II). Dengan pangkat IVc saat ini (dalam proses ke IVd) saya masuk dalam daftar
calon yang diusulkan. Ketika ditanya kesediaan, jawaban saya pun sama seperti
dulu: saya lebih suka sebagai peneliti, tetapi amanat tugas tidak boleh
ditolak. Saya serahkan kepada penilaian dinas. Ternyata saya diberi amanat
sebagai Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim pada 23 April 2007.
Semoga saya tetap istiqamah dalam menjalankan amanat ini. Tiga rencana kerja
segera saya siapkan: peningkatan kinerja SDM, peningkatan kinerja lembaga, dan
peningkatan kerjasama. Semoga Allah membantu saya menuju kemajuan bersama dan semoga
upaya saya memberi manfaat seluas-luasnya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada April 26, 2007 in Aneka Catatan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: