RSS

Badai Matahari

04 Jan
Q&A Sekitar Aktivitas Matahari

Terkait isu kiamat 2012 dan puncak
aktivitas matahari 2011-2012, 
http://t-djamaluddin.spaces.live.com/blog/cns!D31797DEA6587FD7!475.entry

beberapa wartawan mewawancarai
saya via telepon dan via e-mail. Berikut kutipan wawancara tertulis dan jawaban
saya untuk melengkapi catatan saya tersebut.

 

T: Apa yang dimaksud aktivitas
matahari?

J: Aktivitas matahari adalah
kondisi dinamik di matahari akibat perubahan medan magnetiknya yang terutama
ditunjukkan dengan variasi jumlah bintik matahari (sunspot), termasuk ledakan
matahari (flare), semburan gas matahari (prominensa atau filamen), dan lontaran
materi korona (CME, Coronal mass ejection).

 

T: Apa yang dimaksud dengan
siklus matahari? Bagaimana cara mengamati dan menentukan siklus matahari?

J: Jumlah bintik matahari
diketahui bervariasi dengan periode sekitar 11 tahun (kenyataannya antara 9 –
12 tahun). Variasi periodik ini disebut siklus matahari (solar cycle).
Pengamatan siklus matahari terutama dari bintik matahari dan pancaran gelombang
radio dari matahari (fluks radio matahari).
Bilangan bintik matahari
(sunspot number = R) didefinisikan dengan R=k (10g+s),
k faktor koreksi tergantung teleskop dan pengamatnya — untuk standarisasi
internasional, g jumlah kelompok bintik matahari, s jumlah bintik individual di
seluruh kelompok. R diamati setiap hari di seluruh dunia, termasuk di LAPAN,
kemudian akan digabungkan untuk mendapatkan R internasional.

 

T: Apa yang dimaksud dengan
aktivitas matahari maksimum?

J: Aktivitas matahari maksimum (solar maximum) terjadi saat puncak aktivitas
magnetiknya. Pada saat itu bilangan bintik matahari maksimum. Pada rentang
waktu 1900 – sekarang bilangan bintik matahari saat matahari maksimum sekitar
63 – 190.

 

T: Apa karakteristik matahari
pada titik maksimum?
Misalnya Flare itu apa? Sunspots? coronal mass
ejections (CME’s)?

J: Pada saat matahari maksimum karakteristik utamanya adalah jumlah bilangan
bintik matahari (sunspot) maksimum, radiasi matahari maksimum, fluks radio juga maksimum.
Pada saat itu frekuensi kejadian flare dan CME juga meningkat. Badai matahari
adalah kondisi ketika terjadi flare atau CME tersebut dan pasaa saat itu biasanya medan magnet bumi pun terganggu. Sehingga dapat dikatakan
bahwa saat matahari maksimum itu frekuensi kejadian badai matahari juga
mencapai maksimum. Bintik matahari (sunspot) adalah daerah yang relatif lebih dingin di matahari karena adanya daerah aktif magnet matahari, karena relatif lebih dingin tampaknya seperti bintik hitam di matahari. Flare adalah ledakan di matahari akibat peningkatan kompleksitas medan magnetik matahari, sangat terkait erat dengan keberadaan bintik matahari. CME (Coronal mass ejection) adalah lontaran massa korona matahari (lapisan terluar matahari), sering terkait dengan kejadian flare. Pada saat terjadi CME medan magnet matahari pun terbawa yang bisa menggang medan magnet bumi ketika arahnya berlawanan.

 

T: Adakah partikel yang dihasilkan saat terjadi titik maksimum tersebut?

J: Partikel berenergi yang
dilontarkan dari matahari terutama proton dan elektron.

 

T: Sebelumnya kapan itu terjadi? Diperkirakan akan terjadi kapan lagi?

Tahun-tahun puncak aktivitas matahari 1905, 1917, 1928, 1937, 1947, 1957,
1968, 1979, 1989, dan 2000. Diperkirakan siklus berikutnya (disebut siklus 24)
maksimum tahun 2013.

 

T: Dampak (badai matahari)? Bagi bumi dan ruang antar planet? 

J: Pada saat terjadi badai
matahari dengan lontaran proton dan elektron berenergi tinggi berpotensi
mengganggu satelit dan membahayakan astronot. Operasional satelit bisa
terganggu pada saat itu. Karena lontaran partikel itu juga membawa medan
magnetik matahari, kejadian itu juga bisa mengganggu medan magnetik bumi dan
ionosfer.  Gangguan pada medan magnetik bumi dapat menyebabkan terbukanya
celah medan magnetik bumi sekitar kutub sehingga partikel bermuatan itu (proton
dan elektron) dapat masuk ke atmosfer bumi yang dapat membentuk aurora dan
dapat menginduksi jaringan listrik di negara-negara dekat kutub. Tahun 1989
trafo di Quebec Kanada terkena induksi hingga terbakar dan mematikan listrik di
daerah yang luas. Induksi terhadap jaringan listrik tidak mungkin terjadi di
wilayah ekuator, seperti di Indonesia. Gangguan medan megnetik juga mengganggu
migrasi burung yang menggunakan medan magnetik sebagai pemandu arahnya.
Gangguan ionosfer mengganggu komunikasi radio gelombang pendek yang menggunakan
ionosfer sebagai pemantul, sehingga komunikasi radio bisa terputus.

 

T: Apa yang harus diwaspadai?
J: Pada saat itu
kemungkinan gangguan satelit mungkin saja terjadi sehingga semua fasilitas yang
memanfaatkan satelit bisa saja terganggu. Jadi, harus waspada kemungkinan
terganggunya siaran televisi, komunikasi telepon, dan jaringan ATM.Tetapi jangan dianggap akan terjadinya kekacauan, karena operator pun bisanya sudah menyiapkan langkah-langkah antisipasi.

 

T: Apa antisipasinya?

J: Untuk mengantisipasi kemungkinan dampak negatif itu, operator satelit
harus mengikuti terus prakiraan badai matahari dan mengambil langkah-langkah
pengamatan. Beberapa satelit sistemnya dimatikan pada saat terjadi badai
matahari untuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan instrumennya yang peka
terhadap masuknya partikel bermuatan.

 

T: Mengapa pucak titik maksimum
dari aktivitas matahari yang diperediksi pada 2012 begitu heboh dari
sebelumnya?

J: Bisa jadi karena dikaitkan
dengan ramalan dalam kalender suku Maya bahwa 21 Desember 2012 akan terjadi
kiamat yang banyak dirujuk media massa. Secara saintifik dan akidah agama,
prakiraan kiamat tidak mempunyai dasar.

 

T: Apa yang dimaksud dengan
aktivitas matahari pada titik minimum? Karakteristik dari matahari pada titik
minimum?

J: Aktivitas matahari minimum
(solar minimum) adalah kondisi tenang matahari, yang ditandai dengan sedikitnya
atau tidak adanya bintik matahari di permukaannya. Pada saat itu tidak ada
flare, CME, dan radiasi matahari pun minimum.

 

T: Sebelumnya kapan itu terjadi? Diperkirakan akan terjadi kapan lagi?

J: Tahun-tahun matahari minimum 1901, 1913, 1923, 1933, 1944, 1954, 1964,
1976, 1986, dan 1996. Diperkirakan selanjutnya 2020.

 

T: Manfaatnya (kondisi minimum matahari)?

J: Pada saat matahari minimum
potensi gangguan badai matahari tidak ada. Sehingga aktivitas astronot dan
eksperimen antariksa yang memerlukan kondisi tenang banyak dilakukan. Pada saat
itu kerapatan atmosfer bumi juga minimum sehingga hambatan udara pada satelit
juga minimum, sehingga satelit orbit rendah yang diluncurkan saat matahari minimum
berpotensi lebih lama mengorbit.

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 4, 2009 in Sains Antariksa & Astronomi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: