RSS

Arah Kiblat tak Berubah

22 Mar
Tak Benar Pergeseran Lempeng Bumi Mengubah Arah Kiblat

Ini berita yang membangkitkan cerita awal 2010 seolah gempa mengubah arah kiblat. Berita ini kemudian muncul juga di running text TV One  Jumat malam, 19 Maret, lalu Ketua MUI yang menjadi nara sumber muncul juga di TV One.

========================================================

MUI
Minta Masjid Sesuaikan Arah Kiblat

Kamis, 18 Maret 2010, 17:59 WIB

   

JAKARTA-Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta
masjid di Indonesia menyesuaikan arah kiblat agar tepat mengarah Kabah
di Kota Mekkah, Arab Saudi. Alasannya, akibat pergeseran lempengan bumi,
arah kiblat dari Indonesia ke Mekkah bergeser sekitar 30 centimeter
lebih ke kanan.

Karena itu, arah kiblat masjid perlu
disesuaikan. Jadi, harus disesuaikan dengan penemuan terbaru. Kalau
melenceng 1-2 atau 5 cm tidak begitu masalah. Ini kan bergeser cukup
besar sekitar 30 centimeter lebih, ujar Ketua MUI, KH Amidhan, Kamis
(18/3) di Jakarta.

=====================================================

Beberapa orang segera menelpon saya minta klarifikasi. Bahkan kabarnya ada masjid yang bersiap mengubah arah kiblatnya. Segera saya buat bantahan yang saya kirim ke beberapa media massa, karena khawatir meresahkan, seperti ada masjid yang sudah bersiap mengubah arah kiblatnya tersebut (tetapi bagaimana cara menggeser 30 cm ke kanan?). Okezone memuat bantahan itu pada 20 Maret. Walau seolah judulnya membatasi hanya Gempa Cile, kantor berita "Antara" memberitakan  pada 20 Maret bantahan tersebut yang dikutip pada 21 Maret oleh banyak media lain (antara lain, Republika, Liputan 6, TV One, Berita8, Waspada (Medan), Semangat Pagi (Makassar). Malamnya Elshinta mewawancara saya langsung terkait masalah tersebut.

Techno – Science

Gempa Tidak Sebabkan Pergeseran Kiblat

Sabtu, 20 Maret 2010 – 11:54 wib

 
Rachmatunnisa – Okezone

JAKARTA
– Awal tahun 2010, publik ramai membahas melencengnya arah kiblat.
Gempa bumi yang terjadi bertubi-tubi ditengarai menjadi penyebab
pergeseran arah kiblat di sejumlah masjid di Indonesia. Alasannya,
akibat gempa tanah di Indonesia mengalami pergeseran sekitar tujuh
centimeter per tahun.

Padahal pada kenyataannya, gempa tidak
sampai menyebabkan pergeseran arah kiblat. Profesor Riset Astronomi
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaluddin
memberikan catatan kepada media dan pihak terkait agar jangan sampai
menimbulkan kesalahfahaman terkait hal ini.

"Pernyataan tersebut
mungkin salah kutip atau salah persepsi, tetapi berpotensi meresahkan
masyarakat. Pergeseran lempeng yang mengubah peta bumi lalu mengubah
arah kiblat, perlu waktu puluhan juta tahun. Jadi tidak akan ada
perubahan arah kiblat akibat gempa," kata Thomas kepada Okezone,
Sabtu (20/32010).

Menurutnya, jika kenyataannya banyak mesjid
yang arah kiblatnya kurang tepat, bukan disebabkan perubahan tersebut,
melainkan karena sejak awal menentukan arah kiblat yang memang kurang
akurat.

LAPAN:
Gempa Cile tak Ubah Arah Kiblat

Ahad, 21 Maret 2010, 11:04 WIB

   

JAKARTA–Pakar astronomi Lembaga
Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Prof Dr Thomas Djamaluddin,
membantah pemberitaan bahwa pergeseran lempengan bumi akibat gempa Cile
telah menggeser arah kiblat sekitar 30 centimeter lebih ke kanan.

"Tidak
ada pergeseran arah kiblat oleh pergeseran lempeng atau sebab lain.
Pernyataan tersebut mungkin salah kutip atau salah persepsi, tetapi
berpotensi meresahkan masyarakat," kata Djamal di Jakarta, Minggu
(21/3).

Diakuinya banyak masjid yang arah kiblatnya kurang tepat,
namun bukan karena adanya perubahan arah kiblat, tetapi karena
penentuan awal sebelum pembangunannya yang tidak akurat.

Saat itu
masjid cenderung dibangun dengan arah kiblat yang sekedar mengikuti
arah barat lalu diserongkan sedikit ke kanan atau sekedar mendasarkan
diri pada arah kiblat masjid terdekat yang belum tentu benar, ujarnya.
"Jadi yang tidak benar metode pengukurannya, bukan alat ukurnya,"
katanya.

Menurut dia, hanya dengan bantuan posisi matahari saja
cukup akurat menentukan arah kiblat jika dipandu oleh orang yang
terlatih ilmu falak, selain itu juga peranti lunak Qibla Locator yang
termuat dalam situs web http://www.qiblalocator.com
juga mudah digunakan.

Ditegaskannya, pergeseran lempeng yang
mengubah peta bumi termasuk mengubah arah kiblat, memerlukan waktu
jutaan tahun.

Pergeseran Lempeng

Ia juga
mengatakan tentang NASA yang mengabarkan bahwa gempa Cile berdampak pada
pergeseran poros "gambar bumi" dan percepatan rotasi bumi. "Tapi,
pergeseran lempeng yang sebenarnya menyebabkan perubahan rotasi itu,
bukan gempanya, karena gempa sekadar indikator pelepasan energi akibat
pergeseran lempeng bumi," katanya.

Akibat pergeseran lempeng,
lanjut Djamal, kesetimbangan "gambar bumi" sedikit berubah karena titik
massa kulit bumi bergeser. Hal itu menyebabkan poros "gambar bumi"
bergeser.

Poros "gambar bumi" (Earth`s figure axis), lanjut dia,
tidak sama dengan poros astronomis (poros utara-selatan) yang
menggambarkan poros rotasi bumi.

"Untuk kasus gempa Cile 2010
pergeserannya sekitar 8 cm di mana sudutnya bergeser 2,7 mili detik
busur =0,00000075 derajat dan terlalu kecil untuk dilihat," katanya.

Demikian
juga gempa Aceh 2004, pergeserannya hanya 7 cm di mana sudutnya
bergeser 2,32 mili detik busur = 0,00000064 derajat, demikian Djamal.

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 22, 2010 in Hisab-Rukyat

 

2 responses to “Arah Kiblat tak Berubah

  1. rosidi

    September 16, 2014 at 11:07 am

    apa yang harus kita lakukan

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: